{"id":5996,"date":"2026-06-25T09:22:21","date_gmt":"2026-06-25T02:22:21","guid":{"rendered":"https:\/\/indomonangjadi.com\/?p=5996"},"modified":"2026-07-16T15:45:41","modified_gmt":"2026-07-16T08:45:41","slug":"panduan-legalisasi-dokumen-kedutaan-besar-di-indonesia-2026-apostille-legalisasi-dan-apa-yang-perlu-anda-tahu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/berita\/panduan-legalisasi-dokumen-kedutaan-besar-di-indonesia-2026-apostille-legalisasi-dan-apa-yang-perlu-anda-tahu\/","title":{"rendered":"Panduan Legalisasi Dokumen Kedutaan Besar di Indonesia 2026: Apostille, Legalisasi, dan Apa yang Perlu Anda Tahu"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda telah mengurus semua dokumen di Indonesia, akta perusahaan, ijazah, surat nikah, atau sertifikat kelahiran. Namun ketika dokumen tersebut perlu digunakan di luar negeri, atau ketika pihak asing mengirimkan dokumen yang perlu digunakan secara legal di Indonesia, muncul satu pertanyaan: bagaimana caranya agar dokumen ini diakui secara hukum di negara tujuan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jawabannya adalah melalui proses legalisasi dokumen dan dalam banyak kasus sejak 2022, melalui mekanisme yang jauh lebih efisien bernama Apostille. Panduan ini menjelaskan secara lengkap perbedaan keduanya, prosedur masing-masing, dan bagaimana Indomonang Jadi dapat membantu proses ini berjalan lebih cepat dan akurat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Apa Itu Legalisasi Dokumen?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Legalisasi dokumen adalah proses autentikasi yang membuktikan bahwa sebuah dokumen resmi (akta, sertifikat, putusan pengadilan, dll) adalah asli dan dikeluarkan oleh otoritas yang berwenang di negara asalnya, sehingga dapat diakui secara hukum di negara lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara tradisional, legalisasi melibatkan serangkaian pengesahan bertingkat yang panjang: dari pejabat penerbit dokumen \u2192 notaris \u2192 Kementerian\/Lembaga terkait \u2192 Kementerian Luar Negeri \u2192 Kedutaan Besar negara tujuan di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>&#x1f4cc; Regulasi Legalisasi Dokumen di Indonesia<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u2022 UU No. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u2022 Peraturan Menteri Luar Negeri tentang Legalisasi Dokumen<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u2022 Konvensi Apostille (Hague Convention of 5 October 1961) Indonesia bergabung 2022<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u2022 Permenkumham No. 6 Tahun 2022 tentang Pelayanan Apostille<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Apostille: Revolusi dalam Legalisasi Dokumen<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak 4 Juni 2022, Indonesia resmi bergabung dalam Konvensi Apostille (Hague Apostille Convention). Ini adalah perubahan terbesar dalam sejarah legalisasi dokumen Indonesia, dan berdampak langsung pada efisiensi proses legalisasi untuk kebutuhan bisnis dan personal.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>Apa Itu Apostille?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apostille adalah sertifikat autentikasi standar internasional yang dikeluarkan oleh otoritas yang ditunjuk di negara asal dokumen, dan langsung diakui oleh semua negara anggota Konvensi Apostille (saat ini lebih dari 120 negara) tanpa memerlukan legalisasi tambahan dari kedutaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia, Apostille diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), tergantung jenis dokumennya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>&#x1f30d; Negara Anggota Apostille yang Relevan untuk Bisnis Indonesia<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Amerika Serikat, Inggris, Australia, Jepang, Korea Selatan, Belanda, Jerman, Prancis,<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Italia, Spanyol, Rusia, Tiongkok (sebagian), Singapura, Malaysia, India, dan 100+ negara lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cek daftar lengkap di: www.hcch.net\/en\/instruments\/conventions\/status-table\/?cid=41<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Perbedaan Apostille vs Legalisasi Konvensional<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th><b>Aspek<\/b><\/th>\n<th><b>Apostille<\/b><\/th>\n<th><b>Legalisasi Konvensional<\/b><\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu Proses<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1-5 hari kerja<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">2-6 minggu (bergantung rantai)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Instansi yang Terlibat<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya Kemenkumham \/ Kemenlu<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Notaris \u2192 K\/L \u2192 Kemenlu \u2192 Kedubes<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih rendah<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih tinggi (biaya per instansi)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Pengakuan Internasional<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Langsung di 120+ negara anggota<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Tergantung persetujuan bilateral<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Ketersediaan<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya untuk negara anggota Apostille<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat digunakan ke semua negara<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Kapan Menggunakan Apostille dan Kapan Legalisasi Konvensional?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pilihan antara Apostille dan legalisasi konvensional ditentukan oleh satu faktor utama: apakah negara tujuan dokumen adalah anggota Konvensi Apostille atau bukan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>Gunakan Apostille jika:<\/b><\/h3>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dokumen akan digunakan di negara anggota Konvensi Apostille (Amerika, Eropa, Australia, Jepang, dll)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anda ingin proses yang lebih cepat dan lebih hemat biaya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dokumen bersifat resmi yang dikeluarkan oleh otoritas Indonesia (akta notaris, sertifikat pemerintah, putusan pengadilan)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>Gunakan Legalisasi Konvensional jika:<\/b><\/h3>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Negara tujuan bukan anggota Konvensi Apostille (misalnya beberapa negara di Afrika atau Asia Tengah)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kedutaan besar negara tujuan secara spesifik meminta legalisasi konvensional<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dokumen berasal dari institusi swasta yang memerlukan rantai legalisasi penuh<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Dokumen yang Dapat Di-Apostille di Indonesia<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak semua jenis dokumen dapat di-Apostille. Berdasarkan Permenkumham No. 6 Tahun 2022, berikut kategori dokumen yang dapat memperoleh Apostille:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>Diterbitkan oleh Kemenkumham (Ditjen AHU)<\/b><\/h3>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akta notaris (pendirian perusahaan, perjanjian, kuasa)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Legalisasi tanda tangan notaris<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sertifikat badan hukum<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>Diterbitkan oleh Kemenlu<\/b><\/h3>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dokumen pemerintah (akta kelahiran, akta pernikahan, ijazah yang disahkan Dinas Pendidikan)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Putusan pengadilan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sertifikat dari instansi pemerintah pusat<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>&#x26a0;&#xfe0f; Perhatian: Dokumen Swasta Memerlukan Notarisasi Dulu<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokumen yang dikeluarkan oleh institusi swasta (misalnya surat referensi perusahaan, sertifikat pelatihan swasta) tidak bisa langsung di-Apostille.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokumen tersebut harus dinotariskan terlebih dahulu oleh notaris resmi, baru kemudian Apostille bisa diterbitkan atas tanda tangan notaris tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Indomonang Jadi dapat membantu seluruh rangkaian proses ini.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Prosedur Apostille di Indonesia: Step-by-Step<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut alur pengajuan Apostille di Indonesia yang paling umum untuk dokumen bisnis dan keimigrasian:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>Langkah 1: Identifikasi Jenis Dokumen dan Instansi Penerbit<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentukan apakah dokumen Anda diterbitkan oleh notaris\/badan hukum (domain Kemenkumham) atau oleh instansi pemerintah (domain Kemenlu). Ini menentukan ke mana Apostille diajukan.<\/span><\/p>\n<h3><b>Langkah 2: Legalisasi di Instansi Terkait (jika diperlukan)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa dokumen mungkin perlu dilegalisasi terlebih dahulu di instansi penerbit sebelum bisa di-Apostille. Misalnya, ijazah harus dilegalisasi oleh universitas penerbit dan Dinas Pendidikan sebelum dibawa ke Kemenlu untuk Apostille.<\/span><\/p>\n<h3><b>Langkah 3: Pengajuan Apostille Online<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kementerian Hukum dan HAM menyediakan layanan Apostille online melalui apostille.ahu.go.id, sementara Kementerian Luar Negeri memiliki sistem legalisasi di legalisasi.kemlu.go.id. Dokumen diunggah secara digital dan diverifikasi.<\/span><\/p>\n<h3><b>Langkah 4: Pembayaran PNBP<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayar biaya PNBP sesuai ketentuan per dokumen untuk Apostille melalui Kemenkumham, atau sesuai tarif Kemenlu untuk jalur Kemenlu.<\/span><\/p>\n<h3><b>Langkah 5: Penerimaan Sertifikat Apostille<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sertifikat Apostille diterbitkan dan dapat diunduh secara digital (dengan QR code untuk verifikasi online) atau diterima dalam bentuk fisik. Dokumen kini siap digunakan di negara tujuan tanpa legalisasi tambahan dari kedutaan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Prosedur Legalisasi Konvensional di Kedutaan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk dokumen yang perlu digunakan di negara yang bukan anggota Apostille, atau jika secara spesifik diminta, prosedur legalisasi konvensional melibatkan rantai yang lebih panjang:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Notarisasi dokumen oleh Notaris resmi (jika belum)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Legalisasi di instansi penerbit dokumen (Dinas\/Kementerian terkait)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Legalisasi di Kementerian Luar Negeri RI<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Legalisasi di Kedutaan Besar negara tujuan di Jakarta<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">(Opsional) Legalisasi lanjutan di Kemenlu negara tujuan, jika diperlukan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap tahap memerlukan waktu dan biaya tersendiri, itulah mengapa legalisasi konvensional jauh lebih panjang dibanding Apostille.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Dokumen dari Luar Negeri yang Perlu Digunakan di Indonesia<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses ini juga berlaku sebaliknya: dokumen yang dikeluarkan di luar negeri dan perlu digunakan secara legal di Indonesia harus melalui proses yang setara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika negara asal dokumen adalah anggota Apostille, maka dokumen yang sudah ber-Apostille dari negara tersebut langsung diakui di Indonesia. Jika bukan anggota Apostille, dokumen perlu dilegalisasi di Kemenlu negara asal, kemudian di Kedutaan Besar RI di negara tersebut, dan akhirnya di Kemenlu Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah dokumen dari luar negeri terlegalisasi, biasanya juga perlu diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh penerjemah tersumpah, layanan yang juga tersedia di Indomonang Jadi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Peran Indomonang Jadi dalam Proses Legalisasi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses legalisasi, terutama yang melibatkan beberapa instansi bisa sangat menyita waktu bagi tim internal perusahaan yang tidak familiar dengan prosedurnya. Indomonang Jadi menawarkan layanan end-to-end yang mencakup:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konsultasi untuk menentukan apakah dokumen Anda memerlukan Apostille atau legalisasi konvensional<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengurusan Apostille melalui Kemenkumham dan Kemenlu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Legalisasi konvensional termasuk koordinasi dengan kedutaan besar yang relevan di Jakarta<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Legalisasi dokumen asing di Kedutaan RI luar negeri (melalui jaringan mitra)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terjemahan tersumpah dokumen sebelum atau setelah legalisasi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Layanan ekspres untuk dokumen yang mendesak<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>&#x2705; Keunggulan Indomonang Jadi dalam Legalisasi Dokumen<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u2022 Pengalaman 30 tahun dalam legalisasi dokumen bisnis dan keimigrasian<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u2022 Memahami persyaratan masing-masing kedutaan besar di Jakarta<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u2022 Terintegrasi dengan layanan penerjemah tersumpah<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u2022 Tim dedicated yang memonitor status dokumen secara aktif<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u2022 Waktu proses lebih cepat berkat jaringan dan pemahaman prosedur<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>FAQ: Legalisasi Dokumen<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Berapa lama proses Apostille di Indonesia?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk pengajuan online yang dokumennya lengkap, proses Apostille melalui Kemenkumham biasanya selesai dalam 1-3 hari kerja. Melalui Kemenlu bisa 3-5 hari kerja. Dengan bantuan Indomonang Jadi, prosesnya bisa lebih terstruktur dan dipantau secara aktif.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Apakah Apostille berlaku untuk semua jenis dokumen?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak. Apostille hanya berlaku untuk dokumen resmi publik (public documents) seperti akta notaris, dokumen pemerintah, dan putusan pengadilan. Dokumen privat seperti surat keterangan perusahaan perlu dinotariskan dulu sebelum bisa di-Apostille.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Apakah dokumen yang sudah di-Apostille masih perlu diterjemahkan?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apostille hanya mengautentikasi keaslian dokumen, bukan menerjemahkannya. Jika negara tujuan mensyaratkan dokumen dalam bahasa tertentu, terjemahan tersumpah tetap diperlukan dan Indomonang Jadi menyediakan kedua layanan ini secara terintegrasi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Bisakah Apostille dilakukan untuk dokumen yang sudah lama (&gt;5 tahun)?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apostille mengautentikasi tanda tangan atau cap pejabat yang mengeluarkan dokumen, bukan dokumen itu sendiri. Selama pejabat penerbit masih dapat diverifikasi dan dokumen aslinya masih valid, Apostille tetap bisa diterbitkan. Namun beberapa negara tujuan mungkin mensyaratkan dokumen baru jika dokumen lama dianggap kedaluwarsa.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Kesimpulan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era bisnis lintas negara yang semakin intens, kemampuan untuk menggunakan dokumen Indonesia secara legal di luar negeri dan sebaliknya adalah kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Apostille telah menyederhanakan proses ini secara dramatis sejak Indonesia bergabung pada 2022, namun pemahaman yang tepat tentang prosedur tetap diperlukan untuk menghindari kesalahan yang membuang waktu dan biaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Indomonang Jadi siap menjadi mitra terpercaya Anda dalam setiap proses legalisasi dokumen\u2014dari Apostille hingga legalisasi kedutaan, dari dokumen bisnis korporat hingga dokumen personal keluarga ekspatriat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>&#x1f4de; Konsultasi Legalisasi Dokumen<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tim Indomonang Jadi siap membantu mengidentifikasi jalur legalisasi yang paling efisien untuk dokumen Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Website\u00a0 : <a href=\"\/en\/layanan-kami\/\">www.indomonangjadi.com<\/a> | WhatsApp: <a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=628138080996&amp;text=Halo%2C%20saya%20ingin%20konsultasi.\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">0813-8080-996<\/a>\u00a0 | Indomonang Jadi &#8211; Mitra Formalities Terpercaya Sejak 1996<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda telah mengurus semua dokumen di Indonesia, akta perusahaan, ijazah, surat nikah, atau sertifikat kelahiran. Namun ketika dokumen tersebut perlu digunakan di luar negeri, atau ketika pihak asing mengirimkan dokumen yang perlu digunakan secara legal di Indonesia, muncul satu pertanyaan: bagaimana caranya agar dokumen ini diakui secara hukum di negara tujuan? Jawabannya adalah melalui proses [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":5997,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-5996","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5996","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5996"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5996\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5998,"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5996\/revisions\/5998"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5997"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5996"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5996"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5996"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}