{"id":5766,"date":"2026-04-30T08:38:27","date_gmt":"2026-04-30T01:38:27","guid":{"rendered":"https:\/\/indomonangjadi.com\/?p=5766"},"modified":"2026-06-17T15:45:49","modified_gmt":"2026-06-17T08:45:49","slug":"nib-oss-dan-perizinan-berusaha","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/berita\/nib-oss-dan-perizinan-berusaha\/","title":{"rendered":"NIB, OSS, dan Perizinan Berusaha: Bagaimana Cara Memahami Alur Kepatuhan di 2026"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"5766\" class=\"elementor elementor-5766\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-1e1fd34 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"1e1fd34\" data-element_type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-ce9a8fb elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"ce9a8fb\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor - v3.21.0 - 08-05-2024 *\/\n.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-stacked .elementor-drop-cap{background-color:#69727d;color:#fff}.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-framed .elementor-drop-cap{color:#69727d;border:3px solid;background-color:transparent}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap{margin-top:8px}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap-letter{width:1em;height:1em}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap{float:left;text-align:center;line-height:1;font-size:50px}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap-letter{display:inline-block}<\/style>\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">NIB, OSS, dan perizinan berusaha adalah tiga istilah yang hampir selalu muncul saat membahas legalitas usaha di Indonesia. Namun dalam praktiknya, banyak pelaku usaha masih menganggap ketiganya sebagai hal yang sama. Padahal fungsinya berbeda. OSS adalah sistem elektronik untuk mengurus perizinan berusaha. NIB adalah identitas usaha yang terbit melalui OSS. Sementara perizinan berusaha adalah rangkaian persetujuan yang harus dipenuhi sesuai tingkat risiko dan bidang usaha yang dijalankan. Karena itu, memahami alur kepatuhan tidak cukup hanya dengan \u201csudah punya NIB\u201d. Yang perlu dipahami adalah posisi NIB di dalam sistem OSS dan apa saja izin lanjutan yang mungkin masih harus diselesaikan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sistem OSS berbasis risiko yang berlaku saat ini, logika perizinan sudah bergeser dari pendekatan izin satu pintu yang seragam menjadi pendekatan berdasarkan tingkat risiko kegiatan usaha. Artinya, kewajiban setiap perusahaan tidak selalu sama. Ada usaha yang setelah NIB terbit sudah dapat mulai beroperasi pada tahap tertentu, tetapi ada juga yang masih harus memenuhi Sertifikat Standar, izin terverifikasi, atau persyaratan dasar seperti tata ruang, lingkungan, dan bangunan gedung. Inilah alasan mengapa banyak pelaku usaha merasa sudah legal padahal sebenarnya baru menyelesaikan tahap awal.<\/span><\/p><h2><b>Apa Itu OSS, NIB, dan Perizinan Berusaha?<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">OSS adalah sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik yang dipakai pelaku usaha untuk mengurus legalitas usaha secara digital. Portal OSS menjelaskan bahwa sistem ini dibuat untuk mempermudah pelaku usaha dalam mengurus perizinan secara terintegrasi. Dengan kata lain, OSS adalah platformnya. Melalui sistem ini, pelaku usaha menginput data, memilih KBLI, mengisi informasi proyek atau usaha, dan menerbitkan dokumen perizinan sesuai klasifikasi usahanya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">NIB atau Nomor Induk Berusaha adalah identitas usaha yang terbit dari OSS. Dalam panduan OSS, NIB diposisikan sebagai produk perizinan yang dapat dilihat, diunduh, dan dicetak setelah proses tertentu selesai. NIB sangat penting karena menjadi identitas dasar pelaku usaha dalam sistem perizinan. Tetapi NIB bukan jawaban untuk semua kewajiban. Pada usaha tertentu, NIB hanya menjadi pintu masuk untuk tahapan perizinan berikutnya. Karena itu, memahami NIB sebagai \u201cawal proses\u201d jauh lebih tepat daripada menganggapnya \u201csemua izin sudah selesai\u201d.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Perizinan berusaha adalah hasil akhir dari pemenuhan kewajiban legal berdasarkan tingkat risiko usaha. Dalam panduan OSS untuk risiko menengah rendah dan menengah tinggi, misalnya, hasil perizinan berusaha dapat meliputi NIB, Sertifikat Standar, pernyataan mandiri, dan pada kondisi tertentu dokumen persetujuan lingkungan. Ini menunjukkan bahwa perizinan berusaha bukan satu dokumen tunggal, melainkan paket kepatuhan yang bisa berbeda tergantung sektor, skala, dan risikonya.<\/span><\/p><h2><b>Mengapa NIB Sering Disalahpahami?<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesalahan paling umum adalah mengira NIB setara dengan izin usaha final. Pemahaman ini muncul karena begitu NIB terbit, pelaku usaha merasa proses formalnya sudah selesai. Padahal dalam OSS, terbitnya NIB tidak selalu berarti semua kewajiban sektor sudah tuntas. Untuk usaha berisiko menengah atau tinggi, sistem tetap dapat mensyaratkan Sertifikat Standar, izin terverifikasi, atau perizinan berusaha untuk menunjang kegiatan usaha dan produk. Portal OSS bahkan punya halaman tersendiri untuk PB UMKU atau Perizinan Berusaha untuk Menunjang Kegiatan Usaha, yang menunjukkan bahwa ada izin tambahan di luar NIB yang mungkin tetap diperlukan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesalahan berikutnya adalah tidak membedakan antara legalitas badan usaha dan legalitas kegiatan usaha. Sebuah perusahaan bisa saja sudah punya akta, pengesahan badan hukum, NPWP, dan NIB. Namun kalau kegiatan usaha nyatanya memerlukan persyaratan dasar atau izin sektor tambahan yang belum dipenuhi, status kepatuhannya belum utuh. Di sinilah banyak pelaku usaha merasa \u201cdokumen sudah lengkap\u201d, tetapi saat akan ekspansi, audit vendor, atau pemeriksaan sektor, baru diketahui masih ada bagian yang belum sinkron.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah lain yang sering muncul adalah memilih KBLI yang kurang tepat. Portal OSS menyediakan rujukan KBLI 2020 sebagai dasar klasifikasi kegiatan usaha. KBLI bukan sekadar kode formal untuk mengisi sistem. Kode inilah yang memengaruhi tingkat risiko, jenis izin yang muncul, dan kewajiban tambahan apa yang harus dipenuhi. Kalau KBLI salah, alur perizinan yang keluar dari OSS juga bisa tidak sesuai dengan kegiatan usaha yang sebenarnya.<\/span><\/p><h2><b>Cara Memahami Alur Kepatuhan dari Awal<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara paling aman untuk memahami alur kepatuhan adalah memisahkan prosesnya ke dalam beberapa lapisan. Lapisan pertama adalah identitas dan data dasar usaha. Pada tahap ini, pelaku usaha menyiapkan bentuk badan usaha, data pengurus, alamat, dan klasifikasi kegiatan usaha. Dari sini OSS akan memproses pendaftaran dan menerbitkan NIB sebagai identitas usaha. Ini adalah titik awal, bukan titik akhir.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Lapisan kedua adalah pemeriksaan tingkat risiko. Dalam panduan OSS untuk UMK risiko rendah dan menengah rendah, serta panduan untuk risiko menengah tinggi dan tinggi, terlihat jelas bahwa hasil akhirnya berbeda menurut tingkat risiko. Untuk risiko tertentu, yang terbit bisa berupa NIB saja. Untuk kategori lain, yang terbit juga mencakup Sertifikat Standar atau izin yang harus terverifikasi. Ini berarti pelaku usaha harus membaca hasil OSS secara utuh, bukan hanya mengecek apakah nomor NIB sudah muncul.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Lapisan ketiga adalah persyaratan dasar. OSS menyediakan kanal khusus untuk persyaratan dasar seperti Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang, Persetujuan Lingkungan, dan Bangunan Gedung. Hal ini menegaskan bahwa kepatuhan usaha tidak semata ditentukan oleh identitas usaha dan tingkat risiko, tetapi juga oleh kesesuaian lokasi, dampak lingkungan, dan legalitas bangunan bila relevan. Pada beberapa jenis usaha, justru tahapan ini yang paling menentukan apakah operasional bisa berjalan tanpa hambatan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Lapisan keempat adalah izin penunjang atau izin sektoral tambahan. OSS menampilkan menu PB UMKU untuk kegiatan usaha dan produk yang membutuhkan izin tambahan saat tahap pelaksanaan usaha. Artinya, sekalipun NIB dan perizinan utama sudah ada, pelaku usaha masih perlu memeriksa apakah ada kewajiban sektor lain yang harus dipenuhi. Ini sering terjadi pada usaha makanan, kesehatan, perdagangan tertentu, konstruksi, dan berbagai usaha yang produknya diawasi oleh kementerian atau lembaga teknis.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-a54d145 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"a54d145\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor - v3.21.0 - 08-05-2024 *\/\n.elementor-widget-image{text-align:center}.elementor-widget-image a{display:inline-block}.elementor-widget-image a img[src$=\".svg\"]{width:48px}.elementor-widget-image img{vertical-align:middle;display:inline-block}<\/style>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=628138080996&#038;text=Halo%2C%20saya%20ingin%20konsultasi%20Legalitas%20Perusahaan\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">\n\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"206\" src=\"https:\/\/indomonangjadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/banner-web-01-2-1024x264.png\" class=\"attachment-large size-large wp-image-5454\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/indomonangjadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/banner-web-01-2-1024x264.png 1024w, https:\/\/indomonangjadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/banner-web-01-2-300x77.png 300w, https:\/\/indomonangjadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/banner-web-01-2-768x198.png 768w, https:\/\/indomonangjadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/banner-web-01-2-1536x396.png 1536w, https:\/\/indomonangjadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/banner-web-01-2-2048x528.png 2048w, https:\/\/indomonangjadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/banner-web-01-2-18x5.png 18w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" title=\"\">\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-d76a022 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"d76a022\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<h2><b>Peran KBLI dalam Alur Kepatuhan<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">KBLI memegang peran sangat besar dalam sistem OSS. Begitu pelaku usaha memilih KBLI, sistem akan memetakan kegiatan usahanya ke tingkat risiko dan jenis perizinan yang relevan. Karena itu, kesalahan di tahap ini bisa merembet ke seluruh alur kepatuhan. Misalnya, perusahaan merasa bergerak di bidang perdagangan umum, padahal produk atau model bisnisnya lebih tepat masuk kategori yang punya izin sektor tambahan. Kalau KBLI yang dipilih terlalu umum atau tidak tepat, dokumen yang keluar dari OSS bisa tampak lengkap tetapi belum benar-benar mencerminkan operasional bisnis.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah sebabnya pemilihan KBLI sebaiknya tidak dilakukan asal cocok nama, tetapi harus dicocokkan dengan aktivitas usaha yang nyata. Pertanyaan yang perlu dijawab bukan hanya \u201cusahanya jual apa\u201d, tetapi juga \u201caktivitas utamanya apa, prosesnya bagaimana, dan produknya masuk pengawasan sektor mana\u201d. Pendekatan ini lebih aman karena OSS menghubungkan KBLI dengan izin berbasis risiko dan persyaratan dasar. Dalam praktik kepatuhan, akurasi KBLI sering menjadi pembeda antara perusahaan yang benar-benar siap operasional dan perusahaan yang baru terlihat siap di atas dokumen.<\/span><\/p><h2><b>Persyaratan Dasar yang Sering Terlewat<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu bagian yang paling sering terlewat adalah persyaratan dasar. OSS menempatkan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang, Persetujuan Lingkungan, dan Bangunan Gedung sebagai bagian penting dari alur perizinan. Ini artinya legalitas usaha tidak hanya dilihat dari siapa pemilik usahanya atau apa KBLI-nya, tetapi juga dari apakah lokasi usaha sesuai tata ruang, apakah kegiatan usahanya menimbulkan dampak lingkungan yang perlu disetujui, dan apakah bangunan yang dipakai sudah sesuai peruntukannya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak pelaku usaha baru sadar soal tahap ini saat usaha akan benar-benar dijalankan di lokasi fisik. Misalnya, NIB sudah ada, tetapi lokasi ternyata belum sesuai tata ruang. Atau usaha sudah jalan, tetapi dokumen lingkungan yang dibutuhkan belum selesai. Situasi seperti ini bukan hanya menghambat operasional, tetapi juga bisa mempersulit saat perusahaan mengurus izin lanjutan, menghadapi inspeksi, atau bekerja sama dengan pihak yang melakukan vendor due diligence. Karena itu, alur kepatuhan sebaiknya selalu dibaca dari hulu ke hilir, bukan hanya dari layar dokumen OSS yang pertama kali terbit.<\/span><\/p><h2><b>Migrasi, Perubahan Data, dan Kepatuhan Berkelanjutan<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Aspek lain yang perlu dipahami adalah bahwa kepatuhan dalam OSS bersifat berkelanjutan. Portal OSS masih menyediakan panduan migrasi data ke OSS RBA dan panduan masa transisi implementasi PP Nomor 28 Tahun 2025. Ini menunjukkan bahwa sistem perizinan terus berkembang, dan data usaha lama kadang perlu disesuaikan agar tetap relevan dengan rezim yang berlaku sekarang. Jadi, perusahaan yang sudah lama berdiri pun tidak boleh berasumsi bahwa dokumen lama otomatis aman untuk semua kebutuhan saat ini.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan data usaha juga harus ditangani dengan hati-hati. Jika ada perubahan alamat, bidang usaha, proyek, struktur perusahaan, atau skala operasional, maka dampaknya bisa merembet ke NIB, KBLI, persyaratan dasar, dan izin sektoral. Dalam konteks ini, kepatuhan tidak boleh dilihat sebagai pekerjaan sekali selesai. Ia harus dipelihara seiring perubahan bisnis. Perusahaan yang tertib biasanya punya kebiasaan mengecek ulang kesesuaian dokumen setiap kali ada perubahan model usaha atau rencana ekspansi. Itulah yang membuat alur kepatuhan menjadi lebih aman dalam jangka panjang.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-88ba152 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"88ba152\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Informasi pemesanan dan konsultasi dapat dilakukan melalui <\/span><a href=\"https:\/\/indomonangjadi.com\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Indomonang Jadi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Selama tiga puluh tahun, Indomonang Jadi mendampingi perusahaan, ekspatriat, dan individu dalam mengurus berbagai kebutuhan formalities, mulai dari izin TKA, jasa pengurusan visa dan paspor, legalisasi dokumen, hingga perizinan perusahaan. Sejak berdiri pada tahun 1996, Indomonang Jadi terus mengikuti perubahan regulasi dan kebutuhan pasar dengan layanan yang lebih cepat, tepat, dan aman.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Alamat kantor berada di Graha Indomonang 4th Floor, Jl. Hj Tutty Alawiyah No. 55, Kel. Duren Tiga, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan 12760. Untuk konsultasi dan pemesanan layanan, Anda dapat menghubungi 021 797 6318, +62 813 8080 996, atau email ke marketing@indomonangjadi.com.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-3740baa elementor-align-left elementor-tablet-align-right elementor-mobile-align-justify elementor-widget__width-initial elementor-widget-mobile__width-inherit animated-fast elementor-invisible elementor-widget elementor-widget-button\" data-id=\"3740baa\" data-element_type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;_animation&quot;:&quot;fadeInUp&quot;,&quot;_animation_delay&quot;:600}\" data-widget_type=\"button.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-button-wrapper\">\n\t\t\t<a class=\"elementor-button elementor-button-link elementor-size-sm\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=628138080996&#038;text=Halo%2C%20saya%20ingin%20konsultasi%20Legalitas%20Perusahaan\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">\n\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-button-content-wrapper\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-button-text\">Chat Sekarang Gratis Konsultasi<\/span>\n\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-a2f2b4c e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"a2f2b4c\" data-element_type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-2f2e7fc elementor-widget__width-initial elementor-widget-tablet__width-initial animated-fast elementor-invisible elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"2f2e7fc\" data-element_type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;_animation&quot;:&quot;fadeInUp&quot;}\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor - v3.21.0 - 08-05-2024 *\/\n.elementor-heading-title{padding:0;margin:0;line-height:1}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title[class*=elementor-size-]>a{color:inherit;font-size:inherit;line-height:inherit}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-small{font-size:15px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-medium{font-size:19px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-large{font-size:29px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-xl{font-size:39px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-xxl{font-size:59px}<\/style><h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Jawaban untuk Setiap Pertanyaan Anda<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-78e189c animated-fast elementor-invisible elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"78e189c\" data-element_type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;_animation&quot;:&quot;fadeInUp&quot;,&quot;_animation_delay&quot;:500}\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>FAQ<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-70fd608 elementor-widget-tablet__width-inherit acc-cstm faq animated-fast elementor-invisible elementor-widget elementor-widget-accordion\" data-id=\"70fd608\" data-element_type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;_animation&quot;:&quot;fadeInUp&quot;,&quot;_animation_delay&quot;:400}\" data-widget_type=\"accordion.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor - v3.21.0 - 08-05-2024 *\/\n.elementor-accordion{text-align:start}.elementor-accordion .elementor-accordion-item{border:1px solid #d5d8dc}.elementor-accordion .elementor-accordion-item+.elementor-accordion-item{border-top:none}.elementor-accordion .elementor-tab-title{margin:0;padding:15px 20px;font-weight:700;line-height:1;cursor:pointer;outline:none}.elementor-accordion .elementor-tab-title .elementor-accordion-icon{display:inline-block;width:1.5em}.elementor-accordion .elementor-tab-title .elementor-accordion-icon svg{width:1em;height:1em}.elementor-accordion .elementor-tab-title .elementor-accordion-icon.elementor-accordion-icon-right{float:right;text-align:right}.elementor-accordion .elementor-tab-title .elementor-accordion-icon.elementor-accordion-icon-left{float:left;text-align:left}.elementor-accordion .elementor-tab-title .elementor-accordion-icon .elementor-accordion-icon-closed{display:block}.elementor-accordion .elementor-tab-title .elementor-accordion-icon .elementor-accordion-icon-opened,.elementor-accordion .elementor-tab-title.elementor-active .elementor-accordion-icon-closed{display:none}.elementor-accordion .elementor-tab-title.elementor-active .elementor-accordion-icon-opened{display:block}.elementor-accordion .elementor-tab-content{display:none;padding:15px 20px;border-top:1px solid #d5d8dc}@media (max-width:767px){.elementor-accordion .elementor-tab-title{padding:12px 15px}.elementor-accordion .elementor-tab-title .elementor-accordion-icon{width:1.2em}.elementor-accordion .elementor-tab-content{padding:7px 15px}}.e-con-inner>.elementor-widget-accordion,.e-con>.elementor-widget-accordion{width:var(--container-widget-width);--flex-grow:var(--container-widget-flex-grow)}<\/style>\t\t<div class=\"elementor-accordion\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-accordion-item\">\n\t\t\t\t\t<h3 id=\"elementor-tab-title-1181\" class=\"elementor-tab-title\" data-tab=\"1\" role=\"button\" aria-controls=\"elementor-tab-content-1181\" aria-expanded=\"false\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-accordion-icon elementor-accordion-icon-right\" aria-hidden=\"true\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-accordion-icon-closed\"><svg class=\"e-font-icon-svg e-fas-plus\" viewBox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path d=\"M416 208H272V64c0-17.67-14.33-32-32-32h-32c-17.67 0-32 14.33-32 32v144H32c-17.67 0-32 14.33-32 32v32c0 17.67 14.33 32 32 32h144v144c0 17.67 14.33 32 32 32h32c17.67 0 32-14.33 32-32V304h144c17.67 0 32-14.33 32-32v-32c0-17.67-14.33-32-32-32z\"><\/path><\/svg><\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-accordion-icon-opened\"><svg class=\"e-font-icon-svg e-fas-minus\" viewBox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path d=\"M416 208H32c-17.67 0-32 14.33-32 32v32c0 17.67 14.33 32 32 32h384c17.67 0 32-14.33 32-32v-32c0-17.67-14.33-32-32-32z\"><\/path><\/svg><\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<a class=\"elementor-accordion-title\" tabindex=\"0\">Apakah kalau NIB sudah terbit berarti usaha sudah sepenuhnya legal?<\/a>\n\t\t\t\t\t<\/h3>\n\t\t\t\t\t<div id=\"elementor-tab-content-1181\" class=\"elementor-tab-content elementor-clearfix\" data-tab=\"1\" role=\"region\" aria-labelledby=\"elementor-tab-title-1181\"><p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak selalu. NIB adalah identitas usaha, tetapi untuk usaha tertentu masih bisa ada Sertifikat Standar, izin terverifikasi, persyaratan dasar, atau izin sektoral tambahan yang harus dipenuhi.<\/span><\/p><\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-accordion-item\">\n\t\t\t\t\t<h3 id=\"elementor-tab-title-1182\" class=\"elementor-tab-title\" data-tab=\"2\" role=\"button\" aria-controls=\"elementor-tab-content-1182\" aria-expanded=\"false\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-accordion-icon elementor-accordion-icon-right\" aria-hidden=\"true\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-accordion-icon-closed\"><svg class=\"e-font-icon-svg e-fas-plus\" viewBox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path d=\"M416 208H272V64c0-17.67-14.33-32-32-32h-32c-17.67 0-32 14.33-32 32v144H32c-17.67 0-32 14.33-32 32v32c0 17.67 14.33 32 32 32h144v144c0 17.67 14.33 32 32 32h32c17.67 0 32-14.33 32-32V304h144c17.67 0 32-14.33 32-32v-32c0-17.67-14.33-32-32-32z\"><\/path><\/svg><\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-accordion-icon-opened\"><svg class=\"e-font-icon-svg e-fas-minus\" viewBox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path d=\"M416 208H32c-17.67 0-32 14.33-32 32v32c0 17.67 14.33 32 32 32h384c17.67 0 32-14.33 32-32v-32c0-17.67-14.33-32-32-32z\"><\/path><\/svg><\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<a class=\"elementor-accordion-title\" tabindex=\"0\">OSS itu sebenarnya untuk apa?<\/a>\n\t\t\t\t\t<\/h3>\n\t\t\t\t\t<div id=\"elementor-tab-content-1182\" class=\"elementor-tab-content elementor-clearfix\" data-tab=\"2\" role=\"region\" aria-labelledby=\"elementor-tab-title-1182\"><p><span style=\"font-weight: 400;\">OSS adalah sistem elektronik terintegrasi untuk mengurus perizinan berusaha. Jadi, OSS adalah platformnya, sedangkan NIB dan izin lain terbit melalui sistem tersebut.<\/span><\/p><\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-accordion-item\">\n\t\t\t\t\t<h3 id=\"elementor-tab-title-1183\" class=\"elementor-tab-title\" data-tab=\"3\" role=\"button\" aria-controls=\"elementor-tab-content-1183\" aria-expanded=\"false\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-accordion-icon elementor-accordion-icon-right\" aria-hidden=\"true\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-accordion-icon-closed\"><svg class=\"e-font-icon-svg e-fas-plus\" viewBox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path d=\"M416 208H272V64c0-17.67-14.33-32-32-32h-32c-17.67 0-32 14.33-32 32v144H32c-17.67 0-32 14.33-32 32v32c0 17.67 14.33 32 32 32h144v144c0 17.67 14.33 32 32 32h32c17.67 0 32-14.33 32-32V304h144c17.67 0 32-14.33 32-32v-32c0-17.67-14.33-32-32-32z\"><\/path><\/svg><\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-accordion-icon-opened\"><svg class=\"e-font-icon-svg e-fas-minus\" viewBox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path d=\"M416 208H32c-17.67 0-32 14.33-32 32v32c0 17.67 14.33 32 32 32h384c17.67 0 32-14.33 32-32v-32c0-17.67-14.33-32-32-32z\"><\/path><\/svg><\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<a class=\"elementor-accordion-title\" tabindex=\"0\">Kenapa KBLI penting sekali?<\/a>\n\t\t\t\t\t<\/h3>\n\t\t\t\t\t<div id=\"elementor-tab-content-1183\" class=\"elementor-tab-content elementor-clearfix\" data-tab=\"3\" role=\"region\" aria-labelledby=\"elementor-tab-title-1183\"><p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena KBLI menentukan klasifikasi usaha, tingkat risiko, dan jalur izin yang akan muncul di OSS. Kalau KBLI tidak tepat, alur perizinannya juga bisa tidak sesuai.<\/span><\/p><\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-accordion-item\">\n\t\t\t\t\t<h3 id=\"elementor-tab-title-1184\" class=\"elementor-tab-title\" data-tab=\"4\" role=\"button\" aria-controls=\"elementor-tab-content-1184\" aria-expanded=\"false\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-accordion-icon elementor-accordion-icon-right\" aria-hidden=\"true\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-accordion-icon-closed\"><svg class=\"e-font-icon-svg e-fas-plus\" viewBox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path d=\"M416 208H272V64c0-17.67-14.33-32-32-32h-32c-17.67 0-32 14.33-32 32v144H32c-17.67 0-32 14.33-32 32v32c0 17.67 14.33 32 32 32h144v144c0 17.67 14.33 32 32 32h32c17.67 0 32-14.33 32-32V304h144c17.67 0 32-14.33 32-32v-32c0-17.67-14.33-32-32-32z\"><\/path><\/svg><\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-accordion-icon-opened\"><svg class=\"e-font-icon-svg e-fas-minus\" viewBox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path d=\"M416 208H32c-17.67 0-32 14.33-32 32v32c0 17.67 14.33 32 32 32h384c17.67 0 32-14.33 32-32v-32c0-17.67-14.33-32-32-32z\"><\/path><\/svg><\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<a class=\"elementor-accordion-title\" tabindex=\"0\">Apa yang paling sering terlewat dalam perizinan OSS?<\/a>\n\t\t\t\t\t<\/h3>\n\t\t\t\t\t<div id=\"elementor-tab-content-1184\" class=\"elementor-tab-content elementor-clearfix\" data-tab=\"4\" role=\"region\" aria-labelledby=\"elementor-tab-title-1184\"><p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya persyaratan dasar seperti tata ruang, lingkungan, bangunan gedung, dan izin penunjang sektor. Banyak usaha sudah punya NIB, tetapi belum menyelesaikan bagian ini.<\/span><\/p><\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NIB, OSS, dan perizinan berusaha adalah tiga istilah yang hampir selalu muncul saat membahas legalitas usaha di Indonesia. Namun dalam praktiknya, banyak pelaku usaha masih menganggap ketiganya sebagai hal yang sama. Padahal fungsinya berbeda. OSS adalah sistem elektronik untuk mengurus perizinan berusaha. NIB adalah identitas usaha yang terbit melalui OSS. Sementara perizinan berusaha adalah rangkaian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":5772,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-5766","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5766","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5766"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5766\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5773,"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5766\/revisions\/5773"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5772"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5766"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5766"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indomonangjadi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5766"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}